Wujudkan Masjid Peradaban

Dengan berwakaf maka anda sudah membeli rumah di surga

 

Permasalahan menjadi keniscayaan dari umat manusia, baik yang bersifat mikro yaitu pribadi hingga tatanan kenagaraan yang bersifat makro. Ekonomi, sosial, kemasyarakatan, kepemimpinan atau karakter menjadi bumbu-bumbu kehidupan dengan jalan yang terus berlangsung. Tanpa konsolidasi maka umat akan berada dalam kebimbangan. Ditambah tuntunan yang masih minim di era zaman sekarang.

 

Masjid menurut peradaban Islam, dapat disebut sebagai pusat sosial agama bagi umat Islam. Rasulullah Saw membangun masjid pertama di kota Madinah dengan tujuan mencerahkan umat dan mengenalkan risalah ilahiah. Untuk pertama kalinya, masjid dibangun di Madinah untuk pusat kegiatan pendidikan, pencerahan, pengadilan dan pemerintahan untuk urusan politik, militer dan budaya.

 

Masjid bukan hanya sebagai tempat sholat, tapi aktivitas setelah sholat itu yang dapat membuat sebuah peradaban dimulai. Seperti sejak jauh telah dilakukan oleh Rosullulloh. Maka dalam memenuhi cita-cita besar itu, tercetus sebuah project wakaf (Pembebasan lahan dan pembangunan masjid), sebuah masjid di area perumahan yang sungguh luas 1.050 ha, kami akan hadir menjadi titik yang dimana akan menjadi pusat kajian islam.

 

Tidak sungkan kami mengajak segenap masyarakat bersama untuk turut dalam bagian dari Masjid Al Jannah. Dimana proses yang pertama kita lakukan adalah pembebasan lahan sebesar 3.000 m2  dan pembangunan untuk sebuah masjid yang akan menjadi islamic centre.

 

Karena dengan berwakaf, anda telah membeli istana di surga.

 

Lokasi Tanah Wakaf Masjid

 

gallery/map

Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi

Lokasi strategis antara perumahan dan perkampungan sehingga dapat bermanfaat bagi seluruh lapaisan masyarakat

 

Example

Call Center 0812 1159 2500

Tentang kami

Yayasan Ibnu Sina berdiri pada tahun 2001 yang bergerak pada bidang pendidikan, Sosial dan Dakwah. Dengan akte Pendirian Yayasan no. 2 tahun 2001 dan perubahan pada tahun 2003 dengan pengesahan akte pendirian oleh Notaris Armidas Moenir, SH. Ditahun 2016 Yayasan Ibnu Sina melakukan perubahan kepengurusan kembali dengan akte pengesahan no.04 tanggal 8 Maret 2016 oleh Notaris Nina Kasih Puspita, SH, MKn.

Yayasan Ibnu Sina melakukan pergerakan dakwahnya adalah dengan mendirikan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT Ibnu Sina) dengan tag line “kesungguhan hati mencerdaskan generasi”. Berdirinya Yayasan Ibnu Sina digagas oleh Ustadz. H.R Agung Sulistyo, Ustadz Muhammad Gunawan, Ustadz Hanawijaya dan beberapa orang lainnya yang support dalam pendidikan islam.

Kebersamaannya waktu,  kepengurusan lembaga berubah dan kegiatan Yayasan Ibnu Sina bergerak menjadi lebih luas lagi. Sehingga menjadi cangkupan dan visi lembaga menjadi “Membangun Peradaban Islam”. Maka melalui pendidikan, sosial dan bidang lainnya, dalam mencapai visi tersebut, beberapa lembaga mulai didirikan dibawah naungan Yayasan Ibnu Sina. Termasuk lembaga wakaf ibnu sina yang akan terus bergerak untuk kemaslahatan ummat.

 

Dewan Penasehat Yayasan Ibnu Sina

KH. Tengku Zulkarnain

Dewan Penasehat

KH. Abdurrahman Lubis

Dewan Penasehat

gallery/kh abdurrahman lubis
gallery/ustadz ade chalifah

Ustadz Ade Chalifah, Lc

Dewan Penasehat

gallery/kh tengku zulkarnain

Dalam menjalankan aktivitas dakwah, sosial dan pendidikan islam, lembaga kami diarahkan oleh beberapa Dewan Penasihat dan pengawas, diluar pengurus harian,  sehingga secara syariah dan profesional kegiatan kami telah mendapat mandat yang cukup besar dan harus dapat dipertanggung jawabkan baik dunia maupun akhirat.

Adapun beliau yang menjadi sumber rujukan keilmuan adalah

 

Dewan Penasihat

1.K.H. Tengku Zulkarnain

2.K.H. Abdurrahman Lubis

3.Ade Chalifah, Lc

Atau datang langsung Ke Wakaf Center Ibnu Sina

Jl. Madrasah II No 10 Duren Sawit Jakarta Timur 13440

gallery/wakaf online
gallery/keutamaan wakaf
gallery/laporan

Kontak

gallery/informasi wakaf